Menjaga performa mobil kesayangan bisa dilakukan dengan berbagai cara, dan salah satunya adalah melakukan perawatan di radiator kendaraan. Namun, hal tersebut sering terabaikan, dan justru berakibat roda empat bermasalah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Perawatan radiator diperlukan baik untuk mobil produksi lama, dan baru yang bahkan sudah mengusung teknologi hybrid.
Ada peranti penunjangnya yang perlu diwaspadai, yaitu tutup radiator. Secara umum, cara kerja tutup radiator adalah dengan membuang suhu panas atau menghisap air untuk mempertahankan tekanan ideal di dalamnya. Saat tekanan sudah sangat tinggi, melebihi ambang batas pressure valve yang tertera di bagian atas tutup, maka komponen ini akan membuka katupnya dan membuang tekanan tersebut ke reservoir tank radiator.
Sebaliknya jika tekanan di dalam mesin pendingin rendah, maka penutup radiator akan membuka vacuum valve agar dapat mengisap air di dalam reservoir tank radiator. Hal tersebut dilakukan untuk menambah tekanan dan menjaganya tetap ideal.
Mekanismenya, tutup Radiator menyetel sistem pendingin supaya bisa seimbang dan tidak menyebabkan kebocoran air. Ketika suhu sangat panas, tutup akan membuka katupnya lalu membuang tekanan ke reservoir. Sebaliknya jika tekanan tinggi, maka penutup akan membuka vacuum valve ditutup agar bisa menambah tekanan dan tetap ideal.
Sumber: liputan6.com
Instagram: https://www.instagram.com/kscmotorpdg/
Facebook: https://m.facebook.com/KscMotorPandeglang
0 Comments