images

Musim Hujan, Jangan Abaikan Kondisi Ban Mobil

Ban adalah komponen penting pada mobil yang menempel pada aspal. Oleh karena itu, penting bagi pengendara mobil untuk selalu memperhatikan kondisi ban demi keselamatan pengendara.

Apalagi ketika sudah memasuki musim hujan, cengkeraman ban ke aspal tentu sedikit berkurang jika dibandingkan saat kering. Ban sebenarnya memiliki alur tapak yang berfungsi untuk menyibak air yang ada di permukaan aspal.

Namun masih saja ada pengemudi yang kurang waspada dalam hal memperhatikan kondisi ban mobilnya. Misalnya selama ban masih bulat dan tidak kempis masih aman-aman saja untuk dikemudikan, padahal kedalaman alur tapak ban juga harus diperhatikan.

Alur tapak ban akan terus berkurang seiringnya waktu kendaraan digunakan. Jika tapak ban sudah tidak dalam lagi, tentu akan berbahaya karena kemampuan mengalirkan airnya berkurang dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Untuk mengecek kedalaman alur kedalaman ban, bisa dilihat dari Tread Wear Indikator(TWI). TWI ini posisinya ada di dasar alur ban, jika sudah  menyentuh batasnya, maka sebaiknya ban diganti karena kemampuan untuk melibas jalanan basah sudah berkurang.

“Segitiga yang ada pada dinding ban dibuat untuk menunjukkan di mana TWI berada pada telapak bannya. TWI berbentuk lapisan karet dengan tinggi 1,6 mm di setiap groove dari bahannya,” kata Zulpata Zainal, On Vechile Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk.

Oleh karena itu, perlu memeriksa TWI sebelum mobil digunakan. Ketika musim hujan, permukaan aspal menjadi lebih licin, sehingga dibutuhkannya ban dengan alur tapak yang dalam agar cengkeraman ban mobil maksimal.

Berikut ini beberapa tips dalam menjaga dan merawat ban mobil supaya tetap prima meskipun saat musim hujan.

  1. Melakukan rotasi ban.

Rotasi ban merupakan salah satu cara perawatan yang dapat dilakukan di saat musim hujan. Umumnya hal tersebut dilakukan setelah kendaraan telah menempuh jarak 8.000 km sampai 11.200 km. Apalagi kondisi ban setelah berjalannya waktu dan pemakaian akan berbeda kondisinya. Seperti misalnya antara ban depan dan belakang ketebalannya akan berbeda. Oleh sebab itu merotasinya dengan memindahkan ban depan ke belakang, dan ban belakang ke depan dapat dilakukan.

  1. Melakukan pengecekan pada tekanan angin ban.

Mengecek tekanan angin ban mobil merupakan hal yang dapat dilakukan untuk merawat ban mobil. Selain itu juga bisa membuat umurnya lebih panjang dengan kondisinya yang ideal maka permukaan ban dengan aspal menjadi lebih sempurna sehingga dapat mencengkeram jalan lebih baik.

  1. Ganti ban baru pasang yang belakang.

Saat melakukan penggantian ban baru sebaiknya ban baru dipasang pada bagian belakang tujuannya adalah supaya traksi yang didapat lebih maksimal ketika melaju di jalan yang basah.

  1. Melakukan pemeriksaan tapak ban mobil.

Rutin melakukan pengecekan tapak ban mobil dan melakukan penggantian jika tapak ban sudah mulai gundul. Karena tapak ban yang sudah mulai gundul daya cengkeram yang dimiliki kurang maksimal sehingga berisiko tergelincir saat jalan basah.

1 Comments

M

Mohamad Faid Fadjri

Gilak Bermanfaat banget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Merawat Kendaraan Jadi Mudah